
Kelompok Houthi mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) di Yaman bertambah menjadi 53 orang. Lima di antaranya merupakan anak-anak.
Dilansir BBC , Senin (17/3/2025), data ini diperbarui per hari ini. Juru bicara kementerian kesehatan Houthi Anis al-Asbahi dalam unggahan akun X-nya mengatakan 53 orang tewas termasuk “lima anak-anak dan dua wanita”, sedangkan jumlah korban luka saat ini 98 orang.
Seorang ayah yang memiliki dua anak, Ahmed, mengaku baru kali ini mendengar suara tembakan yang dahsyat. Dia mengatakan selama 10 tahun mendengar suara tembakan selama perang, baru kali ini dia mengalami yang seperti ini.