
Latar Belakang
Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) menghadapi kontroversi setelah kantornya menjadi sasaran aksi unjuk rasa mahasiswa. Aksi ini terjadi sebagai akibat dari polemik penanganan sampah yang tidak efektif, sehingga kantor Pemkot Tangsel pun ‘dibanjiri’ sampah.
Fakta Penting
Kepala Diskominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, menegaskan bahwa pemerintah memahami keresahan masyarakat terkait persoalan persampahan. “Aspirasi mahasiswa menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ujarnya. Pemkot Tangsel juga telah mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan pengangkutan sampah melalui armada tambahan dan berbagai inisiatif percepatan.
Dampak
Aksi ini tidak hanya menyoroti masalah sampah, tetapi juga memicu perdebatan tentang respons pemerintah terhadap kepentingan publik. Pemkot Tangsel menjanjikan perbaikan signifikan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
Akhirnya, polemik ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah kota.










