
Media pemerintah China mengomentari kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membekukan media yang dibiayai pemerintah AS, antara lain Voice of America (voa) dan Radio Free Asia (RFA). Mereka memuji langkah Trump tersebut.
Dilansir BBC , Selasa (18/3/2025), surat kabar pemerintah Beijing, Global Times, menganggap VOA punya rekam jejak yang buruk dalam melaporkan China. Media China pun mengolok-olok VOA.
“Sekarang telah dibuang oleh pemerintahnya sendiri seperti kain lap kotor,” komentar Global Times seperti dikutip BBC .