
Menteri Luar Negeri Iran, abbas araghchi, menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki wewenang untuk mendikte kebijakan luar negeri Iran. Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden Donald Trump mendesak Teheran untuk menghentikan dukungan terhadap kelompok Houthi di Yaman.
Latar Belakang
Araghchi mengingatkan bahwa era di mana AS dapat mendikte kebijakan luar negeri Iran telah berakhir sejak Revolusi Islam tahun 1979, yang menggulingkan Shah yang didukung Barat.
Fakta Penting
“Pemerintah AS tidak memiliki wewenang atau urusan untuk mendikte kebijakan luar negeri Iran,” tegas Araghchi dalam pernyataan melalui media sosial X, seperti dilaporkan AFP pada Senin (17/3/2025).
Dampak
Pernyataan ini menunjukkan posisi Iran yang teguh dalam menjaga kemerdekaan kebijakan luar negerinya, terutama dalam konteks konflik di Yaman.
Penutup: Dengan mengingatkan sejarah, Iran menegaskan otonominya dalam menentukan kebijakan luar negeri, sambil tetap mempertahankan posisi strategis di kawasan.