
Bek AS Roma, mats hummels, mengakui bahwa kartu merah yang diterimanya saat melawan athletic bilbao di Liga Europa adalah kesalahan terburuk dalam kariernya. Peristiwa ini terjadi saat Roma bertandang ke markas Bilbao di leg kedua 16 besar Liga Europa, tanggal 14 Maret 2025. Hummels, yang menjadi starter, harus keluar dari lapangan pada menit ke-11 setelah melakukan sliding tackle keras terhadap Maroan Sannadi.
Jalannya Pertandingan
Hummels mengawali pertandingan dengan menjanjikan, namun kesalahan fatalnya pada menit ke-11 mengubah dinamika pertandingan. Dengan kehilangan bek utama, Roma harus bermain dengan sepuluh pemain, yang membuat pertahanan mereka lebih rentan. Seiring berjalannya pertandingan, Bilbao memanfaatkan keuntungan ini untuk menggempur pertahanan Roma.
Statistik Kunci
Menurut data liga, Hummels adalah pemain yang jarang mendapatkan kartu merah dalam karier sepak bolanya. Namun, kesalahan kali ini tidak hanya merugikan Roma, tetapi juga merusak reputasinya sebagai bek tangguh. Dari sisi Bilbao, Maroan Sannadi menjadi pemicu utama kartu merah tersebut dengan gerakan yang membuat Hummels kehilangan konsentrasi.
Pandangan Pelatih
Pelatih AS Roma, yang enggan disebutkan namanya, mengakui bahwa kehilangan Hummels adalah pukulan berat. Namun, ia juga menegaskan bahwa timnya harus bisa bangkit dari situasi ini dan memperbaiki performa di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Penutup
Kartu merah Mats Hummels menjadi pelajaran berharga bagaimana satu kesalahan bisa mengubah jalannya pertandingan. Bagi penggemar bola, ini juga menjadi pengingat bahwa disiplin dan konsentrasi adalah kunci utama dalam sepak bola. Dengan harapan, Hummels bisa memperbaiki performanya dan membantu Roma meraih hasil positif di Liga Europa musim ini.