
Pemicu Operasi Angkot di Libur Lebaran Terkuak
Selama libur lebaran Idul Fitri, aksi nekat sopir angkot di kawasan Puncak Bogor menjadi sorotan. Beberapa sopir terlihat nekat ‘narik’ angkot meski seharusnya tidak beroperasi. Ternyata, dugaan pemotongan kompensasi menjadi penyebab utamanya.
Latar Belakang
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menjanjikan kompensasi kepada sopir angkot untuk tidak beroperasi di Puncak Bogor selama libur lebaran. Tujuan utamanya adalah memastikan kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Namun, dugaan pemotongan kompensasi membuat beberapa sopir nekat melanggar aturan tersebut.
Fakta Penting
Sejumlah sopir angkot yang ditemui mengaku nekat melanjutkan operasional karena kompensasi yang dijanjikan tidak sesuai dengan yang ditetapkan. Mereka merasa tidak adil karena harus kehilangan penghasilan utama selama libur lebaran.
Dampak
Aksi ini tidak hanya mempengaruhi sopir angkot, tetapi juga wisatawan yang datang ke Puncak Bogor. Kepadatan angkot di kawasan tersebut membuat lalu lintas menjadi lebih padat.
Penutup
Kurangnya komunikasi antara Pemprov Jabar dan sopir angkot menjadi masalah utama. Diperlukan solusi yang lebih transparan dan adil untuk mencegah permasalahan serupa terjadi di masa depan.