
Paragraf Pembuka
Pelatih timnas serbia, dragan stojkovic, mengecam keputusan pelatih Juventus yang menepikan Dusan Vlahovic dari lineup utama. Stojkovic yakin bahwa striker berusia 25 tahun tersebut masih memiliki potensi untuk menunjukkan kualitasnya di level internasional, terutama dalam bauran skuad Serbi. Namun, situasi Vlahovic di klub semakin memprihatinkan sejak kedatangan Randal kolo muani pada bursa transfer musim dingin.
Analisis Mendalam
Sejak Januari, Dusan Vlahovic hanya tampil一次 sebagai starter di Serie A untuk Juventus, padahal sebelumnya dia menjadi andalan lini depan dengan menyumbangkan 14 gol di semua kompetisi musim ini. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan strategis yang signifikan dari pihak Juventus, mungkin terkait dengan kebutuhan taktik yang lebih spesifik setelah kedatangan Muani. Namun, Stojkovic menilai bahwa keputusan ini merugikan Vlahovic, terutama jika mempertimbangkan dampaknya pada performa sang pemain di timnas.
Statistik Kunci
Menurut data kompetisi, Vlahovic telah mencatat 14 gol di semua ajang musim ini, dengan 9 di antaranya berasal dari Serie A. Namun, sejak Muani bergabung, jumlah penampilan Vlahovic sebagai starter menurun drastis. Ini menunjukkan bahwa Juventus mulai lebih memprioritaskan karakteristik bermain Muani dibandingkan dengan konsistensi gol yang ditawarkan Vlahovic.
Pandangan Pelatih
Dragan Stojkovic tidak hanya mengkritik keputusan Juventus, tetapi juga menekankan pentingnya memberikan waktu bermain yang lebih banyak kepada Vlahovic untuk mempertahankan performanya. Menurutnya, striker Serbia ini masih memiliki peran penting dalam rencana jangka panjang Juventus, terutama jika klub tersebut ingin kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Penutup
Prediksi realistis untuk Vlahovic adalah dia perlu menunjukkan kembali ketajamannya di lini depan jika ingin kembali diperhitungkan di Juventus. Namun, situasi ini juga menjadi catatan penting bagi klub untuk tidak gegabah dalam mengevaluasi kontribusi pemain, terutama yang sudah memberikan dampak yang signifikan sebelumnya. Bagi penggemar bola, ini adalah pelajaran tentang pentingnya keseimbangan dalam taktik klub dan karier pemain.